Ada porsi susahnya masing-masing
Masing-masing dari orang punya versi susahnya sendiri, keselnya sendiri dan rasa sakitnya juga sendiri. Semua itu gak bisa ditebak dan gak bisa diukur. Aku bahkan gak tahu yang dipikiran mereka apakah sama denganku atau tidak.
Banyak hal yang bikin aku bertanya-tanya tentang hal ini dan itu dan aku belum dapat jawabannya. Beberapa diantaranya hanya bisa membuatku geleng-geleng kepala dan ngelus dada. Tapi mungkin ya itu hanya kondisi buruk yang lagi menghampiri pikiran aku aja. Kalaupun iya gapapa aku terima sesuai roda kehidupan yang lagi berjalan.
Hal seperti ini ibarat fase orang dewasa yang lagi butuh dan tidak butuh. Butuh untuk mengisi kekosongan tapi kalau sudah penuh dicampakkan lagi. Manusiawi sih seperti itu, aku juga kadang melakukan yang seperti orang-orang lakukan.
Saat ini aku seperti narik ulur perasaan, layaknya menerbangkan layangan sendiri gak tau nih mesti diturunin atau diajak terbang lagi. Mesti bisa tau arah angin kemana dan jangan sampai putus atau telap. Aku merasa itu hanya semu. Yang benar-benar realita kalau aku bisa mengendalikan layanganku sesuai kondisi angin. Saat angin kencang harus kutarik ke bawah dan saat anginnya tidak kencang bisa kuulur lebih tinggi.
Dan persis banget kayak lagunya Mawar Hitam-Tip Ex. Kesedihan yang dirasakan itu tidak diinginkan, tidak diharapkan dan memilih lari untuk menyelesaikan semuanya sendirian.
Untuk mensyukuri yang sudah ada ini, aku harus melihat orang yang lebih kekurangan dari aku. Sebuah contoh seorang pria yang luntang-lantung di jalanan, gak jelas orang ini kenapa dia hanya sering berjalan mondar-mandir dan kadang merokok dan makan nasi bungkus. Mungkin rokok dan makanannya itu juga diberikan oleh orang lain. Aku sering melihatnya ketika berangkat dan pulang kerja.
Barangkali orang itu tak punya pilihan hidup selain terus berjalan dan gak ada tujuan. Tapi kita gak bisa memilih mau lahir di keluarga atau kondisi seperti apa, bukan karena kita sadar saat ini sedang merasa tak baik berarti ingin sama dengan orang yang tak punya tujuan. Aku merasa punya hidup yang lebih baik.
Komentar
Posting Komentar